Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Agustus 2008

Langkawi3






Hari ketiga di Langkawi, kami akhirnya menyewa sebuah mobil untuk dipakai jalan-jalan. Cukup menyewa 50 ringgit sehari, kami bisa puas menjelajahi pulau ini dengan modal peta di tangan. Perjalanan pertama ke Cable Car yang ditempuh sekitar 30 menit dari hotel. Lumayan asyik juga berkendara di negara orang. Meski harus sering2 lihat peta, tapi pengalaman yang didapat cukup banyak. Misalnya saja ketika harus mengisi bensin. Rupanya di Langkawi, ngisi bensin harus self service. Setelah membayar di kasir jumlah bensin yang diisi, baru deh kita isi sendiri. Sempet kikuk juga, tapi akhirnya terbiasa. Di dekat kami malah ada bule yang kena marah lantaran ngisi bensin duluan tapi belum bayar, hehehe. Sesampainya di Cable Car, aku sempet ngeri juga...abisnya gunung yang bakal dinaiki cablenya tinggiiiii banget. Tapi setelah mikir2 sayang juga udah nyampe tapi ngak nyoba, nekat juga deh. Untungnya, pas udah mo beli tiket ternyata konternya tutup dengan alasan cuaca tidak memungkinkan. Emang sih, rada mendung dan angin kencang. Katanya sih rentan banget kalau nekat naik. Alhamdullilah akhirnya ngak jadi, hehehe. Bisa dilanjutin besok kali...Akhitnya kami jalan2 di sekitar lokasi yang lumayan indah pemandangannya. Puas liat2, akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke Under Water World yang letaknya di pantai Cenang. Tiketnya lumayan mahal 38 ringgit per orang untuk turis, sedangkan orang malaysia cuma 28 ringgit saja. Sebenarnya under water world ini biasa2 aja, hampir sama dengan yang ada di Singapura dan Indonesia. Hanya saja di lokasi ini ada toko coklat bebas cukai yang harganya lumayan murah. So abis ngeliat2 binatang laut, aku langsung nyerbu ke toko coklat untuk beli oleh-oleh. Wah sampae bingung milihnya. Tak hanya coklat, minuman beralkohol juga murah banget, tapi buat apa juga dibeli?. Puas pilih-pilih coklat, kami langsung melanjutkan perjalanan untuk mencari souvernir di Langkawi Shopping Fair di pusat kota Kuah Town. Di mall ini, ternyata yang dicari memang ada cuma rada mahal, akhirnya aku pilih tunda dulu deh beli-belinya. Tak jauh dari Shopping Fair ada landmarknya Pulau Langkawi yakni Eagle Square. Kalo di Batam sih, tempat ini kayak alun-alun lah. Hanya saja di sini ada patung elang yang besar banget, dan pemandangannya juga indah. Eagle Square ini bersebelahan dengan pelabuhan feri.

Jumat, 01 Agustus 2008

Langkawi1


Tanggal 20 Juli 2008, akhirnya kami berangkat menuju Langkawi. Naik ferry dari Batam Centre ke Stulang Laut Johor sekitar pukul 15.30, akhirnya kami sampai 1,5 jam kemudian. Kemudian ke stasiun Larkin untuk naik bis ke Kuala Lumpur. Menempuh perjalanan selama 5 jam, akhirnya kami tiba dinihari di KL. Menunggu matahari terbit, kami duduk santai di sebuah kedai makan dan mencicipi makanan arab melayu pada pukul 04.00. Lumayan capek...rasanya sih ngak sabar pengen istirahat di hotel yang telah kami boking jauh hari di Langkawi. Kira-kira pukul 06.00 kami berangkat menuju stasiun kereta api dengan menggunakan LRT untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandara LCCT. Tak lama menunggu LCCT, akhirnya kami terbang ke Langkawi yang memakan waktu sejam. Wuiiih, rasanya seneng banget bisa ngeliat jejeran pulau2 indah ketika kami terbang di atas kepulauan Langkawi. Apalagi, ternyata Hotel Helang yang aku boking ternyata nyaman banget, fasilitas juga lengkap. Asyiknya lagi cuma butuh jalan kaki 5 menit dari bandara untuk sampai di hotel itu. Setelah check in dan mandi kami langsung istirahat total, bobo......! Begitu bangun, ternyata sudah jam 5 sore, wah perut laper banget, abis siang juga belum makan. Dengan modal peta dan nanya resepsionis hotel, kami pergi ke pantai Cenang yang katanya indah dan banyak bule dengan menyewa taksi. Ternyata bener booo, emang keren abis, ngak kalah deh dengan pantai Kuta di Bali. Meski pantai ini tak sepanjang pantai Kuta tapi fasilitas yang ditawarkan ke wisatawan lumayan lengkap. Ada paraseling, banana boat, jet sky, dan lainnya. Jejeran penginapan dan hotel bisa dilihat di pantai ini, sempet nyesel juga kenapa ngak boking hotel di sini ya.....Puas banget liat pemandangan dan jejakkan kaki di desiran ombak sampai akhirnya matahari tenggelam. Baru deh kami makan di salah satu restoran yang berjejer di pinggir pantai. Menikmati makanan sea food di daearah ini relatif murah, sekali makan untuk dua orang cuma butuh duit 27 ringgit (x Rp 3000). Makanan juga lumayan enak kok.

Kamis, 31 Juli 2008

Berlibur Menakjubkan di Langkawi

Cuti pertengahan tahun ini sudah lama aku dan suami rencanakan. Hanya saja, kami bingung memilih beberapa tempat yang kami anggap menarik. Bali, Langkawi, atau Phuket? Ketiganya menjanjikan tempat yang menarik. Setelah menimbang selama beberapa hari, akhirnya kita sepakat memilih Langkawi. Selain, ngak jauh2 banget dari Batam, ada sebuah danau yang ingin kami kunjungi yang menurut orang-orang punya daya magis tinggi, yakni Tasik Dayang Bunting. Katanya, orang yang mandi di danau ini akan subur dan awet muda, wah rasanya ngak sabar mau nyelam nih.